Kasus Penipuan Owner Al Buruj Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Selasa, 16 Februari 2021 20:53

Owner Al Buruj, Haji Wadi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh owner Al Buruj, Muh Arwadi alias Wadi, 38 tahun kini bakal dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengatakan, pelimpahan berkas perkara milik pimpinan tour dan travel ternama di Makassar itu, akan dilakukan secepatnya oleh penyidik.

“Mungkin hari Rabu (besok). Sudah rampung berkasnya. Tinggal dikirim ke tahap satu,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Setelah sekian lama Wadi diperiksa dan status hukumnya dinaikkan menjadi tersangka dan ditahan di Polrestabes Makassar, Kompol Agus menyebut, jumlah korban atas dugaan penipuan yang ia lakukan hanya satu orang.

“Kasus ini khusus satu korbannya. Intinya dia ajak kerjasama di travelnya dan janjikan keuntungan. Rp3 miliar uangnya pelapor (Najib Dafrid, 58 tahun),” tambah perwira satu melati ini.

Kasus dugaan penipuan itu berawal saat tersangka dan korban menjalin kontrak kerjasama sejak sekitar tahun 2018 lalu.

“Tersangka menjanjikan untung sebesar 70 persen untuk korban sebagai pemilik modal. Sedangkan untung 30 persen untuk tersangka sebagai pelaksana,” kata Agus.

Tergiur dengan janji manis dari tersangka Wadi, korban tergiur dan menyerahkan uang tunai sebesar Rp1.85 miliar. Waktu pun terus berputar hingga berjalan dua tahun lamanya.

Hingga pada sekitar bulan Juli 2020, modal dan untung yang dijanjikan belum terealisasi. Wadi justru kembali meminta uang kepada korban untuk menebus rumahnya sebesar Rp60 miliar.

Komentar