Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin dan MNP, Sulsel Jadi Kunci Kemajuan Indonesia Timur

Selasa, 16 Februari 2021 18:34

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Proyek pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan menunjukkan progres positif. Kini pembangunannya telah 60 persen. Penyelesaiannya ditargetkan tahun depan.

Dari kapasitas 7 juta penumpang per tahun, bandara ini kemudian diperluas kapasitasnya menjadi 13 juta penumpang per tahun. Ini kian memudahkan masyarakat mengakses transportasi udara di bandara tersebut.

Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady di sela-sela pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, mengatakan, bandara yang sudah dikembangkan ini agar segera difungsikan.Ia juga menilai, landscape bandara sangat bagus dan bisa disejajarkan dengan bandara di Singapura.

“Progress pembangunan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin luar biasa kemajuannya. Kami berharap proyek ini segera selesai sehingga Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia timur tidak kalah megah dengan di luar negeri. Baik model, pelaksanaan, hingga teknis luar biasa baik,” ungkap Hamka B Kady kepada fajar.co.id, Senin (15/2/2021).

Komisi V DPR sudah melihat langsung pengembangan bandara ini sebagai bentuk pengawasan, karena pengembangannya dibiayai APBN. Kualitas bangunan dan kecepatan pembangunan menjadi perhatian khusus.

“Sebenarnya 2022 sudah harus selesai, tapi kendala Covid turut mempengaruhi. Mudah-mudahan tidak lama lagi selesai,” tutur kader Golkar itu.

Selain Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar New Port juga tak kalah mentereng. Jika dua proyek besar ini selesai, Hamka meyakini Makassar bakal jadi pintu gerbang ekonomi luar biasa untuk Indonesia bagian timur.

Bagikan berita ini:
6
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar