Peringatan Jenderal Listyo Sigit Soal Kasus ‘Km 50’, Kapolda Metro Harus Berhati-hati

Selasa, 16 Februari 2021 17:44

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rapim TNI-POLRI. Foto Humas Polri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penembakan 6 laskar FPI di Tol Cikampek menjadi perhatian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena kasus ini menyita perhatian publik. Personel polisi dari Polda Metro terlibat dalam kasus ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapim TNI-Polri 2021 di Mabes Polri, Selasa (16/2/2021) telah memerintahkan agar kasus-kasus yang menjadi perhatian publik segera diselesaikan.

Jenderal Sigit menyebut kasus ‘Km 50’ yang menewaskan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) adalah salah satu kasus yang menyita perhatian publik yang harus diselesaikan segera.

“Terkait kasus-kasus yang jadi perhatian publik, seperti Kilometer 50 yang pelanggaran prokes, segera diselesaikan,” ujar Sigit dalam Rapim TNI-Polri 2021 di Mabes Polri, Selasa (16/2/2021).

Jenderal Listyo Sigit menyinggung rekomendasi Komnas HAM soal ‘Km 50’ yang sudah diserahkan ke Bareskrim Polri.

Menurutnya, kejadian ‘Km 50’ atau penembakan 6 laskar FPI harus diselesaikan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan Komnas HAM.

“Karena sudah ada rekomendasi dari Komnas HAM, jadi tentunya kita harus selesaikan sesuai rekomendasi tersebut,” tandasnya.

Komnas HAM menyerahkan barang bukti hasil investigasi kasus Km 50 yang menewaskan laskar FPI kepada Polri. Ada sebanyak 16 barang bukti yang diserahkan.

Sementara itu, serah terima barang bukti sudah dilakukan di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

Komentar