Serapan Dana Desa 2021 Sulsel Masih di Bawah 10 Persen

Selasa, 16 Februari 2021 14:20

ILUSTRASI.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Dana Desa yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tentunya merupakan hal yang perlu untuk segera disalurkan dengan baik.

Berdasarkan data pencairan dana desa per 11 Februari, yang disajikan dalam Rapat Kunjungan DPR RI Komisi V di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (15/2/202), serapan dana desa masih terbilang cukup rendah.

Serapan dana desa khususnya yang ada di Sulawesi Selatan saat ini baru sekitar 2 persen atau sebesar Rp 48 miliar, dari pagu dana desa sebesar Rp 2 triliun. Sedangkan jumlah desa yang telah melakukan pencairan tahap I, baru sekitar 6 persen dari 144 desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengatakan bahwa untuk pencairan dana desa memang butuh proses yang panjang utamanya dalam hal administrasi. “Jadi kan gini, belum pi semua. Kan memang lama prosesnya,” tutur Ashari, kemarin.

Lebih lanjut, kata Ashari, hingga saat ini hanya kabupaten Barru yang paling cepat melakukan pencairan dana desa diantara 21 Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.

“Yang paling bagus itu Barru. Barru itu sudah cair semua BLT (Bantuan Langsung Tunai) nya. Sementara mengusulkan lagi untuk pencairan dana BLT tahap kedua,” jelasnya.

Menurutnya, keterlambatan pencairan dana desa disebabkan oleh dua hal. Pertama, sistem pencairan dana desa berbeda dengan tahun kemarin. Sebelumnya pola pencairan menggunakan sistem tahapan. Sedangkan untuk tahun ini, pola pencairan dilakukan per bulan.

Komentar