Tingkat Hunian RS Rujukan Covid Sempat 90 Persen, Makassar Nyaris PSBB Kembali

Selasa, 16 Februari 2021 20:47

Peralatan dan obat yang akan digunakan untuk menangani pasien Covid-19 di RSUD dr Soeselo Slawi. YERI NOVELI/RADAR SLAWI PERALATAN -

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus Covid 19 yang terus meningkat bulan lalu membuat Rumah Sakit (RS) rujukan kewalahan. Tingkat hunian sempat capai 90 persen.

Ketua Tim Ahli Epidemiologi Satgas Covid-19 Makassar, Ansariadi mengatakan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hampir diterapkan kembali, jika kasus terus meningkat. Namun urung terjadi.

Opsi isolasi mandiri yang juga dilakukan tak mampu mengurangi kapasitas RS. Sebab, banyak pasien Covid-19 yang punya penyakit komorbid dan mendesak harus dirawat di RS.

“Januari sempat naik 90 persen. Sekarang sudah 70 persen. Intinya yang harus kita jaga, bagaimana agar hunian RS tidak penuh,” ungkap Ansariadi, Selasa (16/2/2021).

Hingga kini, upaya penekanan penularan Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya ialah dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM), yang mana seluruh usaha berhenti beroperasi di pukul 22.00 WITA.

Meski kasus diklaim melandai pasca diberlakukannya kebijakan PPKM, Ansariadi tak menampik jika kasusnya hingga kini masih tinggi. PSBB pun bisa kembali diwacanakan untuk menekan penularan.

“Kami sudah diskusi dengan bapak Pj Wali Kota (Rudy Djamaluddin) kalau terjadi lonjakan lagi, maka tidak ada jalan lain selain PSBB,” tandasnya. (ikbal/fajar)

Komentar