Baru Pacaran Enam Bulan Sudah Minta Jatah, Satria Terancam Batal Nikah Gara-gara Ini

Rabu, 17 Februari 2021 21:03

Pelaku asusila Satria Pribadi Margo.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Lelaki bernama Satria Pribadi Margo, 26 tahun terancam batal menikahi pujaan hatinya, NUZ, yang masih berusia 15 tahun.

Pasangan muda mudi yang baru menjalin hubungan selama enam bulan ini, harus terpisah antara sel tahanan jeruji besi Polres Gowa.

Betapa tidak, Satria kedapatan telah menggagahi NUZ di rumah gadis itu di kompleks BTN Citra Borongloe, Kabupaten Gowa, pada 9 Desember 2020 pukul 13.00 WITA.

“Lelaki Satria didapati telah menggauli kekasihnya itu, dan ketahuan oleh keluarganya yang merasa keberatan dan melapor ke polisi,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Rabu (17/2/2021).

Awalnya, pelaku Satria sedang berdua dengan kekasihnya itu di rumahnya. Namun Karena hawa nafsu buruh bangunan ini sudah di ujung kepala, ia pun merayu dengan menjanjikan NUZ akan dinikahi.

Namun dengan satu syarat, NUZ lebih dulu harus bersedia melayani dirinya yang telanjur nafsu. NUZ yang tergiur dengan omongan Satria, ia pun percaya dan bersedia memenuhi permintaan kekasihnya itu.

Keduanya pun masuk ke dalam sebuah kamar dan terjadilah hubungan badan antara Satria dan NUZ, meskipun belum ada ikatan pernikahan antara keduanya.

Setelah itu, keduanya pun keluar kamar dan datanglah seorang tetangga NUZ yang curiga dengan gelagat keduanya, yang baru saja keluar dari kamar secara bersamaan.

Tetangga itu pun melaporkan keduanya itu ke pihak keluarga NUZ. Sementara Satria lari kocar-kacir dan pergi meninggalkan rumah tersebut

“Karena pihak keluarga tak Terima selanjutnya melaporkan kejadian tersebut. Hasil interogasi NUZ, ia dijanjikan nikah hingga disetubuhi pelaku,” tambah AKP Mangatas.

Usai melapor, polisi pun langsung menyelidiki kasus itu dan mengejar pelaku Satria, hingga akhirnya tertangkap di rumahnya yang tak jauh dari rumah NUZ.

Setelah 10 menit dilakukan penggerebekan di rumah pelaku, akhirnya ia ditemukan bersembunyi di bawah ranjang, lalu dibawa dan diamankan ke Polres Gowa.

Polisi kini mengamankan sejumlah batang bukti berupa beberapa helai pakaian milik korban dan pelaku saat kejadian, untuk kepentingan penyelidikan sampai ke meja hijau.

“Pelaku Satria terancam UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Denda paling banyak sebesar Rp5 miliar rupiah,” tegas perwira polisi tiga balok ini. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar