Berpotensi Tolak Suntik Vaksin, Dewan Sarankan Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Rabu, 17 Februari 2021 17:02

Vaksinasi Lansia. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar telah menjalankan vaksinasi bagi lanjut usia (Lansia) 60 tahun ke atas sejak 11 Februari kemarin.

Meski telah dijalankan, pelaksanaan vaksinasi tetap memprioritaskan tenaga kesehatan (Nakes) baru masyarakat. Selain itu, potensi penolakan untuk disuntik vaksin bisa saja terjadi, khususnya terhadap lansia.

Menanggapi itu, Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir berharap prosedural pemberian vaksin berjalan lancar bagi lansia. Menurutnya sosilaisasi dan edukasi perlu dilakukan oleh pemerintah kota.

“Saya percaya pemerintah dalam hal ini Kemenkes soal lansia yang harus ikut divaksin, jadi kembali lagi pada sosialisasi dan edukasi kepada rakyat soal pentingnya vaksinasi tersebut,” ucap Wahab saat dihubungi, Rabu (17/02/2021).

Ia meyakini vaksinasi yang dilakukan telah melewati standar operasional, sehingga langkah ini dipastikan aman, apalagi vaksinasi lansia telah lolos uji Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Kalau soal tersebut (vaksinasi) kita percayakan kepada tenaga kesehatan yang akan melakukan vaksinasi, karena soal screening itu merupakan SOP yang harus dilakukan secara teliti,” tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Agus Djaja Said mengatakan, pihaknya telah melakukan vaksinasi terhadap lansia.

Vaksinasi akan diutamakan kepada lansia dengan status tenaga kesehatan pada tahap pertama yang masih berlangsung saat ini. Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Kesehatan, ada lima orang kepala puskesmas yang dilaporkan masuk kategori lansia.

Komentar