Berpotensi Tolak Suntik Vaksin, Dewan Sarankan Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Rabu, 17 Februari 2021 17:02

Vaksinasi Lansia. (IST)

“Ini masih tahap pertama yang nakes. Yang memegang kartu nakes, ada Kepala Puskesmas lima orang (lansia) itu juga kan divaksin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini vaksinasi terhadap lansia baru dilakukan di RS Wahidin Sudirohusodo. Vaksinasi bagi lansia juga perlahan akan akan dilakukan di 47 puskesmas kota.

Upaya ini secara bertahap diterapkan ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) karena vaksinasi lansia memiliki prosedural khusus yang berbeda dari masyarakat usia 18 hingga 58 tahun.

Perlu ada penjaringan khusus, termasuk upaya menjejaki riwayat penyakit dan komorbit secara hati-hati guna menghindari resiko komplikasi.

“Misalnya kita tanya naik tangga dia tidak capek, kemudian dia tidak capek kalau jalan 100 meter. Tidak punya komorbit atau penyakit bawaan,” beber Agus.

Berbeda dengan vaksinasi konvensional yang hanya membutuhkan dua pekan atau 14 hari sebelum dilakukan vaksinasi kedua, vaksinasi lansia, kata Agus, membutuhkan waktu 28 hari atau empat pekan sebelum dilakukan vaksinasi tahap dua.

“Perlu pendampingan yang ketat dan perlu di screening dengan baik karena usianya yang renta. Ini mi yang akan dilakukan di puskesmas,” tandasnya.

Diketahui, Kementerian Kesehatan telah menyetujui pemberian vaksin bagi lansia sejak 7 Februari 2021 lalu.(mg3/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI