Cerita Ibu Hamil yang Kena Peluru Nyasar, Tim Dokter Sempat Tak Percaya

Rabu, 17 Februari 2021 19:41

Proyektil peluru yang melukai IRT di Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Cerita Muh Yamin, 33 tahun terkait istrinya, Suriani, 33 tahun yang terkena peluru nyasar di rumahnya pada 15 Februari 2021 kemarin sempat tak dipercaya oleh pihak rumah sakit.

Pasalnya, kata Yamin, luka di dahi istri tercintanya itu akibat peluru nyasar itu hanya meninggalkan sebuah goresan berbentuk huruf U.

Hingga saat dibawa ke rumah sakit, tim dokter sempat tak percaya dan menganggap luka itu adalah luka jatuh. Bukan bekas peluru nyasar.

“Saat di sana (RS), dokter tidak percaya itu luka tembak. Katanya itu luka jatuh. Peluru tidak tertanam (di kepala). Posisinya ada di lantai. Sepertinya hanya menyambar. Luka goresan bentuk U,” kata Yamin, Rabu (17/2/2021).

Sepengetahuan pria berkacamata ini, lokasi di sekitar rumahnya di Firdaus Residence, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa tidak ada satu pun tetangganya yang melakukan latihan menembak.

Apalagi di sekitar rumahnya itu merupakan kawasan padat penduduk, yang mustahil ada latihan berbahaya seperti itu.

“Tidak ada aktifitas penembakan karena suaranya juga lebih besar dari suara azan dan mau sudah iqamah,” tambah Yamin, kepada wartawan.

Saat ini, Yamin dan istrinya beserta sanak keluarga yang lain masih menghuni rumah yang menjadi saksi bisu peluru nyasar itu menggores dahi sebelah kanan Suriani.

Komentar