Respons Pernyataan Marzuki Alie, Hasto: SBY Zalimi Dirinya dengan Politik Pencitraan

Rabu, 17 Februari 2021 22:08

Hasto Kristiyanto

FAJAR.CO.ID — Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Marzuki Alie, ‘blak-blakan’ mengenai cerita Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang suskes mengecoh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebanyak dua kali.

Pernyataan itu pun direspons Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

“Apa yang disampaikan oleh Marzuki Alie akhirnya terkuak bahwa ketua umumnya Megawati Soekarnoputri tidak pernah menzalimi SBY. Jadi kini rakyat bisa menilai bahwa apa yang dulu dituduhkan oleh Pak SBY telah dizalimi oleh Bu Mega, ternyata kebenaran sejarah membuktikan bahwa Pak SBY menzalimi dirinya sendiri demi politik pencitraan,” ujar Hasto kepada wartawan, Rabu (17/2).

Hasto juga menuturkan, dengan apa yang disampaikan Marzuki Alie ini bukti bahwa moralitas politik tidak dilakukan oleh SBY. Sebab moralitas politik itu seharusnya sejalan dengan perbuatan dan perkataan adalah satu kata.

“Terbukti bahwa sejak awal Pak SBY memang memiliki desain pencitraan tersendiri termasuk istilah kecolongan dua kali sebagai cermin moralitas tersebut,” katanya.

Hasto pun menceritakan sebuah kisah dari almarhum Cornelis Lay, saat SBY diangkat menjadi Menko Polhukam oleh Megawati. Pada saat itu banyak yang mempertanyakan kenapa Megawati mengangkat SBY.

Padahal, SBY adalah menantu Sarwo Edhie yang dipersepsikan berbeda dengan Presiden Indonesia pertama Soekarno dan berkaitan dengan serangan ke kantor DPP PDI 27 Juli 1996.

Komentar