Ustaz Maaher Meninggal Semua Mendoakan, Heran… Banyak Caci Maki saat Kang Jalal Berpulang

Rabu, 17 Februari 2021 21:24

Gus Nadir

FAJAR.CO.ID — Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir, melihat sebuah fenomena di timeline media sosial atas kabar meninggalnya dua tokoh Islam. Yakni, Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan Tokoh Syiah Jalaludin Rahmat.

Gus Nadir melihat dua perbedaan respon netizen atas meninggalnya dua sosok tersebut.

Diketahui, ustaz Maaher meninggal 8 Februari 2021 di rumah tahanan Bareskrim Polri. Ustaz Maaher terbilang keras terhadap kelompok yang pro dengan pemerintah.

Namun demikian, menurut Gus Nadir, kabar meninggal Ustaz Maaher, banyak yang ikut mendoakannya meskipun tak menyukainya.

“Ustaz Maaher meninggal, tak ada caci-maki malah mendoakan beliau,” tulis Gus Nadir di akun twitternya, Rabu (17/2/2021).

Berbeda dengan Jalaluddin Rakhmat. Politikus PDI-Perjuangan ini, selain didoakan, juga banyak yang mencaci makinya.

“Jalal meninggal, banyak yang tega mencaci,” ucap Gus Nadir.

Jalaludin Rahmat alias Kang Jalal meninggal pada usia 72 tahun di Rumah Sakit Santosa, Bandung setelah sebelumnya terpapar Covid-19. Sebelumnya, empat hari yang lalu, istrinya Euis Kartini binti Iri Suhanda juga telah meninggal dunia.

Jalaluddin memang terlahir di lingkungan Nahdatul Ulama, namum demikian, dia merupakan salah satu tokoh Syiah di Indonesia yang terkenal.

Keterlibatannya sebagai orang penting di aliran Syiah, menjadikan sosok Jalaluddin Rahmat sbagai sosok kontroversi oleh Sunni. Itulah sebabnya, banyak yang melontarkan caci-maki setelah mendengar kabar meninggalnya.

Komentar