Enggan jadi Oposisi, PKS Makassar ‘Luluh’ Dukung Pemerintahan Danny-Fatma

Kamis, 18 Februari 2021 13:28

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar mulai meluluh. Partai berlambang bulan sabit dan padi ini memilih untuk mendukung pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Moh. Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi (Adama).

Sebelumnya, pada Pemilu 2020 yang lalu, PKS mengusung pasangan Irman Yasin Limpo (None) dan Andi Zunnun Nurdin Halid. Sayangnya pasangan IMUN ini gagal merengkuh kursi 01 Makassar. Pasangan yang didukung PKS, PAN dan Golkar ini hanya memperoleh 4,74 persen suara.

Kini, seminggu jelang pelantikan, PKS Makassar justru berpaling mendukung Pemerintahan Adama dibanding membuat gerakan oposisi.

Itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS kota Makassar, Anwar Faruq. Legislator DPRD Kota Makassar ini menganggap PKS akan jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat jika bergabung dengan Pemerintah.

“Kami meyakini jika bergabung dengan pemerintahan yang sah akan lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat,” ucap Anwar saat dihubungi fajar.co.id, Kamis (18/2/2020).

Saat ini, lanjut Anwar, PKS Makassar masih belum berkomunikasi dengan Danny Pomanto. Kendati demikian ia akan segera menjalin komunikasi dengan Danny.

Ia menambahkan, PKS memiliki 5 kursi di parlemen, Anwar percaya Danny dan PKS akan saling membutuhkan pada pemerintahan nantinya.

“Kalau komunikasi belum, nantipi selesaipi dilantik, tapi akan adaji komunikasi. Kami kan partai dengan 5 kursi (DPRD), pak Danny butuhkan kami, kami butuhkan pak Danny,” ujarnya. (mg5/fajar)

Komentar