Ingin jadi Ketua Golkar Makassar, Wajib Tambah Kursi Parlemen Dua Kali Lipat

Kamis, 18 Februari 2021 20:33

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe menggelar konsolidasi bersama pengurus DPD II Golkar Makassar, di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Jalan Amanaggapa, Makassar, Kamis (18/2/2021).

Dalam konsolidasi tersebut, Taufan Pawe membahas persiapan Musda dan kreteria Ketua DPD II Golkar Makassar selanjutnya.

Menurutnya, figur ketua nantinya harus punya komitmen kuat membersarkan partai. Harus melihat kader sebagai subjek partai, yakni penyandang hak dan kewajiban.

“Jika kader sudah basah tangannya dan keringatnya sudah keluar dalam membesarkan partai. Ketua Golkar Makassar nantinya harus memberikan hak kader jika dia ingin mau menjadi caleg atau kepala daerah. Tidak ada lagi syarat-syarat harus setor uang dulu,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, figur Ketua Golkar Makassar harus mumpuni. Mengingat, Kota Makassar sebagai cerminan perpolitikan di Sulsel.

Sehingga tidak hanya dibutuhkan nama besar saja, namun harus berkorban membesarkan dan mencerdaskan partai.

“Ketua Golkar nantinya harus menjadi aset Partai Golkar. Wajib menambah kursi Golkar Makassar dari 5 menjadi 10 kursi. Selain itu membereskan jika masih ada faksi-faksi. Dan begitu terpilih, jangan ada pergantian, berikan kesempatan para kader untuk mencari jati dirinya di Golkar Baru di era saya,” jelasnya.

Ketua MKGR Sulsel ini mengingatkan pesan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto atas kemenangan Partai Golkar Pilkada 2020 dengan capaian 61 persen.

Komentar