Politikus Gerindra Usul Jokowi Tiga Periode, Gus Nadir: Ini Harus Ditolak

Kamis, 18 Februari 2021 22:15

Gus Nadir

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Akademisi Indonesia yang mengajar di Fakultas Hukum Universitas Monash, Nadirsyah Hosen atau yang akrab dipanggil Gus Nadir itu dengan tegas menolak usulan Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode.

Diketahui, Joko Widodo saat ini dalam periode keduanya menjabat sebagai Presiden Indonesia. Pilpres berikutnya sendiri bakal digelar 2024 mendatang.

“Usulan semacam ini harus ditolak. Biarkan Pak Jokowi bekerja memenuhi amanat konstitusi dan pilihan rakyat sampai 2024,” kata Gus Nadir dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Kamis (18/2/2021).

Tokoh Nahdatul Ulama (NU) itu berharap kepemimpinan Indonesia bisa dilanjutkan oleh mereka yang diberi kepercayaan oleh rakyat melalui Pilpres.

“Setelah itu tongkat estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh pilihan rakyat berikutnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono mengusulkan agar UUD 1945 diamendemen agar Joko Widodo bisa kembali maju sebagai calon presiden pada 2024 untuk periode ketiga.

Dia bahkan meragukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa menjadi Presiden RI pada 2024 karena bakal kewalahan menghadapi dampak pandemi virus corona (Covid-19) yang diprediksi berlangsung lama.

“Enggak mampu dia [Prabowo jadi presiden] dalam menghadapi keadaan seperti ini dan pasti kalau dia [Prabowo] maju lawan Jokowi, pasti dia [Prabowo] kalah,” kata Poyuono dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (17/2).

Anggota DPR itu menjelaskan perubahan batas maksimal masa jabatan presiden dari maksimal dua menjadi tiga periode patut dipertimbangkan berkaca dari keberhasilan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden.

Komentar