Tawuran di Makassar Kian Gawat, Legislator PPP: Pemerintah Jangan Diam

Kamis, 18 Februari 2021 15:11

Rachmat Taqwa, Anggota DPRD Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pertikaian antar kelompok warga yang berujung pada tawuran dan aksi kekerasan seolah tak berkesudahan. Pemerintah dan aparat keamanan dituntut mencari solusi dan jalan tengah akan gejolak sosial ini.

Seperti yang baru-baru ini terjadi, tawuran kembali pecah antara kelompok warga dari Barukang melawan Cambayya, Makassar Utara pada Jumat 12 Februari jelang dini hari.

Rachmat Taqwa, Anggota DPRD Kota Makassar dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Tallo, Wajo, Ujung Tanah, Bontoala dan Sangkarrang memberi atensi lebih terkait maraknya tawuran yang terjadi di wilayahnya.

Ia pun mendorong aparat kepolisian, tokoh masyarakat, lurah maupun camat untuk duduk bersama dengan kaum muda guna mengedukasi dan memediasi dua kelompok yang kerap bertikai atau tawuran.

“Hendaknya dicari pangkal masalahnya, gara-gara apa mereka tawuran, motifnya apa, lalu dicarikan jalan tengah. Solusi terbaik agar tawuran antar kelompok warga atau pemuda tidak terulang lagi. Dalam mediasi harus benar-benar tuntas. Jangan ada dendam dihati mereka lagi,” tutur Rachmat kepada fajar.co.id, di Gedung DPRD Makassar, Kamis (18/2/2021).

Lalu mengapa tawuran marak terjadi belakangan ini? Politisi PPP itu memandang, faktor Covid-19 menjadi salah satu penyebab gejolak sosial ini. Dimana anak-anak tidak bersekolah, banyak terjadi pemutusan kerja atau PHK, banyak pengangguran.

“Hal-hal ini menurut saya yang memicu terjadinya tawuran tersebut. Karena tidak adanya kegiatan positif yang dilakukan warga, atau yang mengalihkan perhatian mereka. Pemerintah jangan diam soal ini,” nilainya.

Komentar