Dendam Lama, Penjual Ikan dan Pak RT Terlibat Duel usai Salat Magrib

Jumat, 19 Februari 2021 21:08

Ilustrasi perkelahian

FAJAR.CO.ID, GOWA – Matahari sudah terbenam di sebelah barat. Malam pun mulai datang. Seperti biasa, lelaki bernama Sulaiman, 51 tahun baru saja menunaikan salat magrib.

Namun di perjalanan pulang, pria yang menjabat Ketua RT 13, Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Gowa ini ditemukan tergolek lemah dan bersimbah darah.

Dia baru saja ditikam oleh seorang lelaki yang bernama Daeng Rama, 38 tahun, yang juga mengalami nasib yang sama usai menusuk pisau miliknya ke arah Sulaiman.

Keduanya ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan. Tubuh bersimbah darah dan tergolek lemah akibat luka tusukan di bagian perut mereka.

Itu terjadi di Jalan Bontobaddo Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (19/2/2021) pukul 19.00 WITA kemarin.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, mengatakan, beberapa menit usai salat magrib, peristiwa pertumpahan darah itu terjadi antara Sulaiman dan Daeng Rama.

“Telah terjadi penikaman yang berlanjut pada perkelahian, dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” katanya, Jumat (19/2/2021).

Mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini menceritakan, awalnya saat Sulaiman baru saja pulang salat magrib, tiba-tiba ia diserang oleh Daeng Rama menggunakan sebilah pisau.

Perkelahian pun terjadi. Sulaiman yang awalnya diserang Daeng Rama bisa memberikan perlawanan dan menyerang balik. Warga yang melihat keduanya sedang beradu, langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Komentar