Hasil Swab Dr Eha Soemantri Sebelum Meninggal Negatif Covid-19

Jumat, 19 Februari 2021 15:37

Direktur Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea, Eha Soemantri

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bendahara Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Sulsel, Dr Eha Soemantri S.KM, M.Kes meninggal dunia. Hasil Swab Eha sebelum meninggal menunjukkan hasil negatif covid-19.

“Hasil swab sebelum meninggal, almarhumah negatif covid,” ujar humas Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, Aulia Yamin saat dikonfirmasi Fajar.co.id, Jum’at (19/2/2021).

Eha sempat mendapatkan perawatan khusus di ICU RS Wahidin Sudirohusodo. Eha sendiri masuk di RS Wahidin usai mendapatkan rujukan dari RS Pelamonia Makassar.

“Beliau masuk tanggal 11 Februari dirujuk dari RS Pelamonia,” lanjut Aulia.

Sebelum meninggal dunia, Eha sempat mengeluhkan sesak napas dan batuk, sehingga ia mendapatkan perawatan khusus di ICU RS Wahidin.

Sebelumnya, Eha sudah pernah mendapatkan vaksinasi covid-19 sebanyak 2 kali. Bahkan ia juga merupakan sosok pelopor vaksinasi di Sulsel. Namanya masuk dalam penerima vaksin pertama di Sulsel. Bersama beberapa pejabat Pemprov Sulsel dan Forkopimda di Sulsel.

“Saya telah mendapatkan suntik vaksin pada tanggal 14 januari setelah pencanangan vaksinasi Covid-19 oleh pak Gubernur,” ujarnya dalam sebuah video testimoni usai ia menjalani vaksinasi covid-19 bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Alhamdulillah, setelah divaksin saya tidak mengalami keluhan apa-apa. Ini salah satu bukti yang menunjukkan vaksin Covid-19 aman. Kepada masyarakat, mari kita mensukseskan pemberian vaksin ini, sebagai ikhtiar kita agar terlindungi dari virus covid-19. Tentunya dengan tetap mematuhi 3M. Memakai masker, menjaga jarak, dan mematuhi protokol kesehatan,” lanjutnya. (mg5/fajar)

Komentar