Meski Swab Terakhir Negatif, Direktur PPs STIK Tamalatea Meninggal di ICU Khusus Covid-19

Jumat, 19 Februari 2021 19:59

Kasubag Humas Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Aulia Yamin. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Sub Bagian Humas Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Aulia Yamin, mengatakan bahwa hasil swab terakhir Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (PPs STIK) Tamalatea Makassar negatif sebelum ajal menjemput.

“Hasil swab terakhir negatif, jadi boleh dimakamkan di pemakaman umum. Empat kali swab, terakhir negatif,” kata Aulia, ketika ditemui di ruangannya, Jumat (19/2/2021)

Meski dinyatakan negatif, anggota Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di ICU khusus Covid-19 RS Dr Wahidin Sudiro Husodo, Jumat, (19/2/2021).

Eha sempat dirawat di RS Pelamonia Makassar. Kemudian dirujuk ke RS Dr Wahidin Sudirohusodo, pada Kamis, (11/2/2021) dan langsung ditempatkan di ICU karena terkonfirmasi Covid-19. “Pasien ini masuk tanggal 11, dimasukkan di ICU. Dia itu dirujuk dari Rumah Sakit Pelamonia. Meninggalnya hari ini berarti kurang lebih seminggu dirawat di ICU,” ujarnya.

Sebelum terpapar Covid-19, Eha telah menerima penyuntikan vaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Dimana pada vaksin perdana Sulsel, Kamis, (14/1/2021) ia menerima vaksin pertamanya bersama jajaran Forkopimda kota Makassar, di Rumah Sakit Dadi Makassar

Kemudian, pada Kamis (28/1/2021) ia juga telah menerima penyuntikan vaksin yang kedua, bertepatan dengan hari penyuntikan vaksin Pj Walikota Makassar, Wakil Gubernur Sulsel, dan Ketua DPRD Sulsel. (mg10/fajar)

Komentar