MU Dihantui Trauma, Solskjaer: Itu Tertinggal di Kepala Kita, Tentu Saja Menyakitkan

Jumat, 19 Februari 2021 10:56

Ole Gunnar Solskjaer/AFP via Getty Images

FAJAR.CO.ID, SAN SEBASTIAN—Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui trauma dengan Liga Europa. Hal itu ia ungkap setelah Setan Merah mengalahkan Real Sociedad di leg pertama babak 32 besar Liga Europa.  

“Saya harus mengatakan kekalahan di semifinal musim lalu masih tertinggal di kepala kita. Tentu saja menyakitkan. Kami menghadapi tim Sevilla yang sangat bagus dan merasa kami seharusnya melaju jauh,” ungkap Solskjaer di situs resmi MU.

Musim lalu, MU dijagokan menjadi juara Liga Europa. Hanya saja, mereka secara dramatis disingkirkan Sevilla di babak semifinal. “Kami tidak mendapatkan apa-apa dari pertandingan Liga Europa musim lalu, itu pasti,” ujarnya.

“Kami bisa berbicara tentang berada di semifinal dan, pada akhirnya, kami tidak mendapat apa-apa dari itu jadi mungkin terkadang Anda bisa melihatnya tidak sepadan,” lanjut legenda MU asal Norwegia tersebut.

Solskjaer sendiri berharap kegagalan mereka musim lalu bisa menjadi pelajaran untuk musim ini. Menurutnya, itu adalah pelajaran yang sangat bagus. Kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan tidak boleh lagi terulang.

“Tetapi saya pikir pengalaman dari musim lalu telah membantu tim ini, para pemain ini, dan kami harus belajar dari pengalaman kerja. Itulah satu-satunya cara belajar dari kesalahan Anda untuk memperbaikinya.,” tegas Solskjaer.

Setelah menghajar Sociedad, Solskjaer mengaku langsung fokus ke pertandingan kontra Newcastle United di liga domestik. Sang manajer memastikan akan kembali melakukan rotasi untuk pertandingan tersebut.

Komentar