Posisi Anies Terancam, Ketua DPP PKB: Hampir Pasti Gubernur DKI Mendatang Risma

Jumat, 19 Februari 2021 21:15

Kolase foto Anies Baswedan dan Tri Rismaharini (Istimewa).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Posisi Anies Baswedan saat ini sudah mulai terancam dengan kehadiran Tri Rismaharini.

Bahkan, mantan Wali Kota Surabaya itu disebut berpotensi menggusur Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di pilkada mendatang.

Hal itu merujuk pada hasil survei terbaru yang dirilis lembaga survei Median.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

“Survei Median menunjukan posisi Anies di Pilgub DKI sangat terancam,” ujar Faisol kepada wartawan, Jumat (19/2).

Perempuan yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial itu, juga disebut Faisol berpotensi besar menjadi orang nomor satu di ibukota.

Sebaliknya, menurut dia, posisi yang sedang diperebutkan saat ini adalah posisi wakil gubernur.

“Hampir pasti Gubernur DKI mendatang Risma. Sekarang yang diperebutkan adalah posisi wagub,” katanya dikutip dari JawaPos.com (jaringan PojokSatu.id).

Apalagi, jika nantinya benar-benar batal pembahasan UU Pemilu dimana Pilkada DKI akan digelar pada 2024.

Sementara, masa jabatan Anies Baswedan akan berakhir pada 2022. Di sisi lain, Risma masih akan terus tampik sebagai Mensos setidaknya sampai 2023.

Kondisi tersebut diyakininya akan sangat berpengaruh pada elektabilitas Anies maupun Risma.

“Pak Anies selesai 2022, panggung politiknya berkurang. Sementara Bu Risma masih menteri sampai 2023. Setahun akan berubah banyak,” ulasnya.

Komentar