Aliran Listrik Disperindag Diputus PLN, Satpol PP Pindah Kantor ke Taman Gajah

Sabtu, 20 Februari 2021 20:07

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aliran listrik kantor satpol PP Makassar di gedung Disperindag diputus PLN Alasannya, pembayaran menunggak sebulan.

Diketahui, aliran listrik di kantor tersebut diputus sejak, Kamis (18/2/2021) lalu. Hingga kini, penunggakan itu belum ditindaklanjuti.

Akibatnya, kantor yang selama ini digunakan sebagai tempat untuk memproses pelanggar protokol kesehatan tidak dapat difungsikan.

Sekretaris Satpol PP Makassar, Muh Iqbal Asnan, mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan kerja-kerja administrasi di pos satpol PP yang berada di Taman Gajah, Jalan Penghibur.

“Masih diputus (listrik), pelayanan dihentikan dipindah kantor pos di taman gajah untuk menindaklanjuti pelanggar Prokes,” kata Iqbal saya dihubungi, Sabtu (20/2/2021).

Meski tempat di sana sempit, Iqbal mengaku tidak bisa berbuat banyak. Hal itu kata dia, sebagai salah satu bentuk protes kepada pimpinan, agar diberi tempat layak untuk menindak pelanggar Covid 19.

“Supaya dilihat Pj wali kota. Selama ini kita kurang perhatian dari pimpinan,” jelasnya.

Ia memastikan, penindakan di lapangan akan tetap jalan. Mengawasi dan menindak pelanggar protokol kesehatan di lapangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, M Yasir membenarkan pemutusan tersebut. Namun, ia mempertanyakan keputusan PLN yang langsung mencabut. Padahal baru sebulan menunggak. Padahal keterlambatan pembayaran kerap terjadi sebelumnya.

“Iya benar diputus setelah staf saya melapor tadi katanya listriknya dicabut oleh PLN. Tapi kondisi seperti ini terjadi biasa menunggak tapi kenapa baru tahun ini listriknya dicabut,” katanya, Jumat (19/2/2021).

Komentar