Indonesia Kembali Tambah Utang Rp7 Triliun dari Bank Dunia, Tengkuzul: Apa Enggak Bikin Bingung Seantero Pluto?

Sabtu, 20 Februari 2021 08:27

Tengku Zulkarnain

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain mengkritik kebijakan pemerintah yang menarik utang senilai Rp7 triliun dari Bank Dunia.

Kiritik tersebut diutarakan lantaran pada saat yang sama Indonesia tengah disibukkan dengan semjulah kasus korupsi yang disebut Tengkuzul nilainya hampir menyentuh Rp100 triliun.

“Indonesia tarik hutang 7 trilyun dari bank Dunia. Sementara duit yg dimaling BPJS Tenaga Kerja, Jiwasraya, Asabri, Pelindo II, Bansos, dll hampir 100 trilyun. Apa nggak bikin bingung seantero Pluto…?” kata Tengkuzul melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, Jumat (19/2).

Diketahui, Indonesia mendapat pinajaman sebesar USD500 juta atau setara Rp7,05 triliun (kurs Rp14.100) dari Bank Dunia atau World Bank.

Tujuan pemberian pinjaman atau utang itu untuk memperkuat ketahanan finansial dan fiskal Indonesia terhadap risiko bencana alam, perubahan iklim, dan sektor kesehatan.

“Guncangan dan bencana seperti itu terus menerus menjadi ancaman bagi kemajuan pembangunan Indonesia,” kata Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen dalam keterangan resminya, 21 Januari 2021 lalu. (riz/fin)

Komentar