Terpapar Covid-19 Setelah Divaksin Dua Kali, Prof Ridwan: Eha Soemantri Sempat Aktif ke Sulbar

Sabtu, 20 Februari 2021 19:30

Prof Ridwan Amiruddin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin, menyampaikan bahwa Direktur Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, Eha Soemantri, sempat aktif ke Sulawesi Barat.

Kunjungan ke Sulbar tersebut dalam rangka mengurus bantuan korban bencana gempa beberapa waktu lalu setelah Eha menerima vaksin pertamanya. “Setelah vaksin yang pertama yang bersangkutan cukup aktif ke Sulbar mengurus bantuan,” kata Prof Ridwan, kepada Fajar.co.id, Sabtu (20/2/2021).

Lebih lanjut, kata Guru Besar Unhas tersebut, paparan Covid-19 bisa saja terjadi sebelum Eha Soemantri menerima suntikan vaksin.

“Paparan itu bisa saja terjadi sebelum divaksin, atau status orang tanpa gejala. Sementara perlindungan vaksin belum maksimal. Di samping itu, yang bersangkutan menurut informasi ada komorbid. Dan hingga test akhir sudah negatif Covid-19,” bebernya.

Terpisah, Kasubag Humas Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Aulia Yasmin sebelumnya mengungkapkan bahwa selama dirawat di ICU khusus Covid-19, Eha sempat diswab empat kali. Swab terakhir hasilnya negatif sebelum mengembuskan nafas terakhirnya.

“Empat kali swab, terakhir negatif. Dia memang terpasang ventilator. Karena di ruang ICU memang,” ujar Aulia, ketika ditemui di ruangannya, Jumat (19/2/2021).

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari, menjelaskan bahwa vaksin Sinovac merupakan salah satu senjata dalam melawan Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Sudah diuji klinis. Tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya, di RS Dadi Makassar, pada penyuntikan vaksin pertama di Sulsel, Kamis (14/1/2021). (mg10/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI