1.214 WNI dan WNA Positif Covid-19 dari Luar Negeri Tiba di Indonesia, Ini Penjelasan Wiku Adisasmito

Minggu, 21 Februari 2021 17:02

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 yang baru, Profesor Wiku Adisasmito. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 1.214 WNI dan WNA berstatus positif Covid-19 tiba di Indonesia dari luar negeri sejak Desember 2020 lalu. Padahal orang-orang ini mengantongi surat bebas Covid-19.

“Banyak faktor yang bisa menyebabkan itu,” kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, Minggu (21/2/2021).

Jubir Satgas Covid-19 ini menjelaskan bisa jadi tes PCR yang dilakukan terlalu awal pada masa inkubasi virus Covid-19.

Selain itu, orang yang tiba di Indonesia itu bisa saja positif COVID-19 karena terpapar selama perjalanan baik di dalam pesawat maupun di lokasi lain selama dalam perjalanannya itu.

Atau bisa juga di lokasi karantina. “Swab PCR yang diambil terlalu awal pada masa inkubasi virus tersebut bisa saja tidak mendeteksi adanya virus tersebut,” jelasnya.

“Bisa juga karena kualitas pengambilan swab dan pemeriksaan lab yang tidak sempurna. Selain itu bisa saja karena tertular diantara test di negara asal sebelum berangkat (3×24 jam), selama perjalanan, atau selama karantina,” kata Wiku.

Wiku berharap proses pemeriksaan PCR dilakukan 3 hari sebelum keberangkatan.

Setelah itu, mereka yang datang dari luar negeri menjalani karantina saat tiba di Indonesia.

“Median masa inkubasi virus ini adalah 5-6 hari. Proses screening dengan mewajibkan swab PCR 3×24 jam sebelum jam keberangkatan,” katanya.

Komentar