Ramai Dikritik, DPR Justru Dorong Vaksin Nusantara Segera Produksi Massal

Minggu, 21 Februari 2021 19:47

Ilustrasi vaksin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Vaksin Covid-19 buatan anak bangsa, Vaksin Nusantara kini telah masuk pada tahap uji klinis fase 2. Namun tak sedikit pihak yang mengkritik kehadirannya.

Vaksin Nusantara dikatakan hanya mengada-ada, tidak kredibel, bahkan disebut hanya akal-akalan para penelitinya. Dengan pernyataan dan narasi seperti itu, membuat bingung masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo mengajak semua eleman bangsa mendukung, membantu, dan mendorong terwujudnya produksi massal vaksin Covid-19, Vaksin Nusantara agar bisa secepatnya dapat menghentikan penyebaran pandemi Covid-19.

“Saya mengajak semua pihak, terutama para stakeholder dan para pihak yang mengerti soal pervaksinan dan soal pengendalian Covid-19 untuk senantiasa berpikir positif, termasuk apa pun yang berkaitan dengan penelitian,” kata Rahmat dalam keterangannya, Minggu (21/2/2021).

Menurutnya, penelitian vaksin ini melibatkan perguruan tinggi ternama dan sudah masuk dalam list WHO. Tentu kredibilitas seperti Universitas Diponegoro dipertaruhkan bila penelitiannya tidak kredibel.

Ia juga mempertanyakan pihak-pihak yang tidak berkompeten di bidangnya memandang kehadiran Vaksin Nusantara dengan dengan cara pikir yang negatif.

“Soal yang menentukan apakah itu abu-abu, soal itu aman tidaknya Vaksin Nusantara bukanlah ranah akademisi. Selain itu, juga yang mengeluarkan persetujuan dan menilai bukan seorang epidimologi. Ada tugas negara lewat BPOM yang diamanahkan rakyat bertugas memutuskan layak dan tidaknya setelah menilai melalui uji klinis. BPOM yang menentukan, rakyat dan kita percaya BPOM tidak bisa didikte,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Komentar


VIDEO TERKINI