Banjir Jakarta, Faldo Maldini: Malpraktek Tata Kelola Anies Baswedan

Senin, 22 Februari 2021 11:12

Suasana banjir di Jakarta.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mengatakan, ia tak khawatir tentang apa yang dikatakan orang hari ini. Ia lebih memikirkan, apa yang akan ditulis sejarawan di masa depan.

Kini Jakarta dilanda banjir besar. Bahkan lebih parah dari tahun lalu. Hujan yang terus-menerus mengguyur sejak Jumat malam mengakibatkan sungai-sungai meluap dan menggenangi pemukiman dan jalanan Ibu Kota.

Janji manis Anies ditagih. Salah satunya datang dari Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo Maldini. Dalam cuitannya di Twitter, Faldo menyoroti malpraktek tata kelola kota yang diperagakan Anies selama menjabat khususnya dalam penanggulangan banjir.

“Banjir Jakarta jelas karena pemerintah DKI Jakarta yang tak kompeten. Mau pakai alasan dari A sampai Z, ujung-ujungnya pasti ini balik pada malpraktek tata kelola Pak Gub @aniesbaswedan. Sekarang, minta maaf saja pada warga dan terimakasih kepada yang sudah galang solidaritas,” kata Faldo dikutip pada Senin (22/2/2021).

Ketua DPW PSI Sumbar itu menilai secara objektif, serapan anggaran penanggulangan banjir di tahun 2018 dan 2019 sangat rendah. Artinya, tidak banyak yang dikerjakan beberapa tahun belakangan. Sehingga mau berkilah pun, publik akan mempertanyakan itu.

“Kita tidak usah banyak omong tentang teori tata kota, pasti lebih banyak masalah yang ketemu. Matematika sederhana saja, kita sudah tahu siapa yang harus bertanggung jawab atas “musibah” ini. Saking khawatirnya, DPRD sampai bikinin pansus buat kawal Pak Anies,” beber Faldo.

Komentar