Didenda Rp100 Ribu Karena Langgar Prokes, Dimas Adipati: Makasih Ya

Senin, 22 Februari 2021 18:22

Dimas Adipati usai menjalani pemeriksaan di Kantor Satpol PP Gowa. (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Selebgram asal Makassar, Dimas Adipati telah memenuhi panggilan Satpol PP Kabupaten Gowa. Namanya saat ini heboh diperbincangkan di berbagai pemberitaan.

Pria berkulit putih ini dipanggil bersama dengan 11 temannya, yang terlibat dalam pesta yang diduga melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2020, di sebuah villa di Malino, dan viral beberapa waktu lalu.

Dimas sudah berada di kantor Satpol PP Gowa pada Senin, (22/2/2021) sejak sekitar pukul 10.00 WITA dan selesai diperiksa pada pukul 12.00 WITA siang tadi.

Detik-detik sebelum publik figur asal Makasaar ini meninggalkan kantor Satpol PP Gowa, Dimas menganggap masalah yang ia hadapi ini telah usai.

Termasuk video klarifikasi miliknya yang mengucapkan perkataan kasar dan tidak etis, yang sudah telanjur tersebar di media sosial dan sudah ditonton oleh banyak pasang mata.

“Sudah toh selesai mi (masalah). Makasih ya. Jadi sudah selesai. Saya juga sudah minta maaf soal kata kotorku yang merugikan semua pihak. Makasih ya,” kata Dimas, sambil beranjak keluar dari Kantor Satpol PP Gowa.

Diketahui, pria berkulit putih ini merasa geram atas beberapa pemberitaan terkait acara yang ia gelar bersama dengan beberapa selebgram lainnya, di sebuah villa di kawasan Malino, Kabupaten Gowa dan viral.

Berselang beberapa hari, Dimas pun membuat video klarifikasi. Sayang, video berdurasi sekitar empat menit itu beberapa kali terdengar Dimas mengucapkan kata-kata tidak beretika.

Ulah tak terpuji Dimas dan teman-temannya itu pun berujung pada pemanggilan ke kantor Satpol PP Gowa, pada pagi hari tadi.

Khusus Dimas, ia sempat diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kabupaten Gowa di sebuah ruangan bersama beberapa temannya yang lain. Berselang beberapa menit, pemeriksaan itu pun selesai dan Dimas keluar.

Dimas dan sejumlah selebgram lainnya pun diberikan sanksi denda karena dianggap melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2020, tentang wajib pakai masker dan penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Gowa.

“Hari ini semuanya didenda Rp100 ribu per orang. Pemilik villa juga dikenakan denda Rp200 ribu dan mendapat teguran. Kalau terbukti melanggar lagi, izin operasinya dicabut,” tegas Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
4
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar