Dikendalikan dari Lapas, Begini Pengakuan Emak-emak Gaul yang Jadi Pengedar Barang Terlarang

Senin, 22 Februari 2021 17:49

IRT pengedar sabu jaringan Lapas di Jawa Barat (ruh)

FAJAR.CO.ID, CIANJUR – Seorang ibu rumah tangga berinisial YS, ditangkap Satnarkoba Polres Cianjur karena menjadi pengedar sabu yang dikendalikan narapidana yang tengah menjalani hukuman di sejumlah lembaga pemasyarakatan.

Dari tangan YS, petugas mengamankan barang bukti sabu sebrat 39,31 gram siap edar.

Kapolres Cianjur, AKBP mochamd Rifai menyatakan, YS ditangkap di kediamannya dalam operasi dalam dua pekan terakhir.

“Menurut pengakuan, YS ini baru beroperasi sejak dua bulan terakhir,” ungkap Rifai, Senin (22/2/2021).

Emak-emak gaul ini mendapatkan barang terlarang iyu dari seorang temannya yang berhubungan langsung dengan narapidana kasus narkoba yang saat ini masih mendekam di penjara.

Sedangkan tugas YS, hanya menaruh sabu di suatu tempat atas perintah napi yang berhubungan langsung dengan calon pembeli.

“Jadi YS tidak berhubungan langsung dengan pembeli, tapi dia menjalankan perintah dari napi yang masih di dalam LP, ” sambung Rifai.

Dalam operasi yang sama, Satnarkoba Polres Cianjur juga mengamankan sembilan pengedar sabu lainnya.

Mereka adalah DDN alias Acuy, RNO, RDS, DDN, ASR, TTS, HND alias Bonis. Lalu, AS dan RS.

“Ada yang dikendalikan narapidana kasus narkoba dari Lapas Banceuy, Lapas Gunung Sindur, Lapas Cipinang, juga ada dari Lapas Cianjur,” ungkap Rifai.

Rifai melanjutkan, dari 10 pengedar itu, total barang bukti sabu yang berhasil diamankan seberat 257,9 gram sabu.

Komentar