Kekurangan Uang, Alasan 2 Anggota Polres Ambon Jual Senjata ke KKB

Senin, 22 Februari 2021 13:41

Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB) saat memamerkan senjata yang mereka miliki. (TNPPB Facebook)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dua anggota Polresta Ambon ditangkap aparat Polda Papua Barat dan Polda Maluku karena diduga terlibat dalam aksi penjualan senjata api ke kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Ditangkapnya di Ambon,” ujar Adam ketika dikonfirmasi, Senin (22/2).

Menurut Adam, kedua prajurit Bhayangkara itu menjual senjata ke warga sipil yang berperan sebagai perantara. Kemudian, dari perantara itu akan diteruskan ke KKB.

“Sementara ini masih perantara (yang membeli senjata dari anggota polisi),” kata Adam.

Adam menerangkan, kedua polisi itu sengaja menjual senjata karena kekurangan uang. “(Alasan menjual senjata) masalah ekonomi, dibayar saja,” sebut Adam.

Namun, dia belum mau mengungkap idenditas kedua anggota Polri tersebut.

Pasalnya, kasus ini masih dalam pengembangan. “Masih dikembangkan, nanti ya,” imbuh dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat mengatakan, selain anggota Polri, ada juga warga sipil yang turut ditangkap.

Bagikan berita ini:
10
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar