Santunan Kematian Covid-19 Ditiadakan, Ini Penjelasan Dinas Sosial Sulsel

Senin, 22 Februari 2021 16:35

Plt Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Gemala Faoza. (Selfi/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Plt Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Gemala Faoza, mengatakan bahwa tahun 2020 telah dikoordinasikan dengan Kementerian Sosial untuk permohonan pemberian dana santunan Covid-19. Akan tetapi, tanggal 18 Februari kemarin keluar surat edaran bahwa tidak ada alokasi anggaran 2021.

“Ini lah yang menjadi kerisauan seluruh Dissos, baik di provinsi maupun kabupeten/kota. Karena masyarakat sudah terlanjur mengajukan permohonan untuk mendapatkan santunan Covid-19,” kata Gemala, di Kantor Gubernur, Senin (22/2/2021).

Lebih lanjut kata Gemala, alur pengusulannya itu dari ahli waris mengajukan permohonan melalui dinas kabupaten/kota. Selanjutnya dinas kabupaten/kota yang akan mengirim untuk permintaan rekomendasi dari provinsi. Yang masuk ke provinsi itulah yang diteruskan ke kementerian.

Terpisah, Kepala Bidang Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Herman, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran santunan meninggal karena Covid-19, bagi ahli waris tidak pernah cair dari tahun 2020.

Padahal, di tahun 2020 keluar kebijakan untuk memberikan dana santunan bagi korban meninggal karena Covid-19. Setiap provinsi pun dianjurkan untuk segera mensosialisasikannya kepada masyarakat.

“Tahun 2020 maupun tahun 2021 belum ada yang menerima. Cuma kita, kan ada dua surat di 2020 ada surat untuk diminta mensosialisasikan kabupaten/kota mengenai bantuan santunan korban Covid-19. Makanya kabupaten kota membuat usulan. Permintaan kementerian. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi,” kata Herman, kepada Fajar.co.id, ketika dihubungi, Senin, 22/2/2021)

Komentar