Sejuta Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK di 2021, Ini Syaratnya

Senin, 22 Februari 2021 18:11

Ilustrasi guru honorer

“Kalau mereka punya sertifikasi pendidik akan dapat (TPG). PNS dapat tunjangan pensiun karena memang gajinya dipotong untuk tunjangan pensiun. Sedangkan untuk PPPK, kalau gajinya tidak dipotong untuk tunjangan pensiun berarti tidak akan dapat uang pensiun. Kecuali kalau membayar tunjangan pensiun seperti PNS,” jelas dia kepada JawaPos.com, Senin (22/2).

Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa tidak hanya guru yang berada di sekolah negeri saja yang bisa mendaftar, mereka yang terdaftar di swasta dari jenjang PAUD sampai SMA pun boleh mengikuti seleksi PPPK. Namun, para guru tersebut harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Bisa (guru sekolah swasta mendaftar). Tidak bisa (jika tidak terdata di Dapodik), kecuali punya sertifikasi pendidik, alasannya karena berarti tercatat sebagai guru honorer yang benar-benar mengajar,” tambahnya.

Pihaknya berharap, dengan pembukaan rekrutmen satu juta guru ini dapat menutupi kekurangan guru yang ada di wilayah Indonesia. Untuk kapan dilakukan seleksinya, kata dia masih menunggu arahan Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Memenuhi ketersediaan guru yang memiliki kompetensi baik di sekolah negeri dan sekaligus mensejahterakan guru honorer. Kita masih menunggu PermenPAN-RB,” tutur Praptono. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
7
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar