Sulsel Rawan Bencana, Helikopter Rescue Ditarik

Senin, 22 Februari 2021 12:03

Kepala BPBD Sulsel, Nimal Lahamang (Ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan, Nimal Lahamang, menegaskan bahwa pihaknya telah siap menghadapi peringatan dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait beberapa daerah yang berpotensi terjadi bencana, termasuk banjir bandang.

“Dari 17 kabupaten/kota siaga. 7 kabupaten itu waspada. Dari peringatan BMKG itukan sudah kita antisipasi. Kita berkoordinasi terus dengan kabupaten/kota. Adakan namanya Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi), pusat data dan informasi,” kata Nimal Lahamang, ketika ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (22/2/2021).

Lebih lanjut Nimal menjelaskan, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. “Sudah clear semua dari bulan Desember mereka dipanggil, disosialisasikan. Yang berkepentingn mulai dari BMKG, SAR (Search And Rescue) apa yang harus dikerjakan. Dan kami di provinsi tinggal mensupport,” tuturnya.

Kendati demikian, saat ini BPBD sementara mencari helikopter untuk bisa disiapkan dalam menanggulangi kemungkinan terjadinya bencana. Karena helikopter Rescue yang kerap dipakai sebelumnya telah ditarik oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Penarikan setelah peminjaman kurang lebih tiga bulan itu, kata Nimal karena helikopter akan diservis terlebih dahulu. “Saya lagi cari heli ini. Tadi pagi ditarik. Ada semacam perbaikan-perbaikan. Mudah-mudahan segeralah. Dipinjam selama tiga bulan kemarin,” imbuhnya.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar telah menginformasikan bahwa beberapa daerah di Sulsel dalam status siaga dan waspada terhadap banjir ataupun banjir bandang akibat hujan yang cukup tinggi. (mg10/fajar)

Komentar