Dalam Pusaran Ketidakpastian, Dirut PD Terminal Makassar Metro Minta Kemenhub Berhenti Incar TDR

Selasa, 23 Februari 2021 15:53

Dirut PD Terminal Makassar Metro

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tidak adanya kepastian pengalihan pengelolaan Terminal Regional Daya (TRD) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat aktivitas pengelolaannya tidak maksimal dan semakin memburuk.

Dirut PD Terminal Makassar Metro, Arsony mengatakan secara regulasi Kemenhub memang memiliki hak untuk mengelola Terminal Daya, akan tetapi dalam undang-undang (UU) tidak terdapat acuan untuk mengambil alih secara keseluruhan aset Pemkot Makassar itu.

Dengan begitu, Arsony berharap Pemkot Makassar tetap mempertahankan aset tersebut.

“Jika Pemkot Makassar berpikir untuk proyeksi yang lebih jauh lagi kedepan bahwa pemkot punya planning yang tentu sangat membutuhkan juga lahan, sekiranya pemkot tidak menyerahkan aset ini dan kementerian berpikir akan sarana yang baru, saya pikir itu lebih relevan,” kata Arsony pada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Arsony menekankan agar pihak kementerian berhenti mengejar pengambil alihan pengelolaan Terminal Daya. Apalagi posisi Terminal Daya saat ini sudah tidak lagi strategis untuk menjadi terminal tipe a sesuai dengan keinginan pihak kementerian.

“Kalau ini juga diambil alih standar tipe A Terminal Daya ini tidak berada pada posisi yang strategis. Dulu proyeksi terminal itu di ujung kota, sekarang tidak. Di Daya itu sudah banyak jalur yang bisa mentaktisi. Kalau saya, ini tidak relevan untuk diambil alih kementerian,” ujarnya.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI