King Maker Kasus Suap Djoko Tjandra, MAKI: Pejabat Tinggi Aparat Penegak Hukum

Selasa, 23 Februari 2021 20:05

Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Foto: Antara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkap sosok “King Maker” dalam pusaran kasus pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra.

Ia menyebut, “King Maker” yang dimaksud merupakan oknum pejabat tinggi aparat penegak hukum. Namun dirinya tak menyebutkan secara gamblang identitas oknum penegak hukum itu.

“Nanti di praperadilan aku buka. ‘King maker’ dari unsur penegak hukum. Penegak hukum dan jabatannya tinggi. Oknum penegak hukum yang jabatannya tinggi. Itu berdasarkan versi dari salah satu saksi yang diproses ke pengadilan,” kata Boyamin di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/2).

Boyamin datang ke Kantor KPK untuk menagih penanganan laporan dugaan keterlibatan ‘King Maker’ yang dilayangkannya kepada lembaga antirasuah.

“Saya datang ke KPK ini untuk nagih berkaitan dengan King Maker, sekaligus saya menyerahkan profil King Maker yang lebih rinci,” kata Boyamin.

Ia mengultimatum lembaga antirasuah dengan gugatan praperadilan jika laporan yang telah disampaikannya tidak kunjung ditindaklanjuti. Ia memberi waktu selama satu bulan agar KPK bekerja mengusut sosok “King Maker”.

“Karena sudah mengerucut, maka saya berikan timeline satu bulan. Kalau tidak diproses KPK, saya gugat ke praperadilan,” imbuh dia.

Sebelumnya, KPK berjanji bakal mendalami sosok King Maker dalam pusaran kasus suap kasus pengurusan fatwa MA untuk kepentingan terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra.

Komentar