Pastikan Mundur Sebelum Bertanding, Nurhaldin: Belum Waktunya

Selasa, 23 Februari 2021 10:32

Nurhaldin

Lantas bagaimana jika belakang muncul diskresi untuknya? Menurut Nurhaldin, jika muncul diskresi terhadap siapapun bakal calon, ia tidak mau melawan perintah ketua. Jika diskresi itu turun, besar kemungkinan sosok itu yang akan terpilih. Sebagai kader yang baik, tidak mungkin dirinya melawan itu.

“Saya belum banyak terlibat dalam kepengurusan dan kerja-kerja partai, apalagi jadi ketua. Tapi jika seandainya saya dapat diskresi, mau tidak mau saya harus patuh dan fokus atas amanah tersebut,” ungkapnya.

Namun jika disuruh memilih, Nurhaldin saat ini ingin fokus mengawal aspirasi masyarakat, utamanya dalam penanggulangan Covid-19 yang belum juga mereda.

Nurhaldin juga memastikan, apapun keputusannya termasuk dalam berpolitik, keluarga besarnya utamanya sang ayah, Nurdin Halid akan mendukung penuh.

Ditegaskan, selama ini tidak ada dorongan apalagi paksaan dari Nurdin Halid untuk maju sebagai Ketua Golkar. Tidak ada sama sekali.

“Jika kita ingin berpolitik keluarga, pada Pileg 2014 lalu, pastinya saya sudah jadi Anggota Dewan ketika itu. Kalau kita mau kasar, tapi kan kenyataannya tidak. Prinsip keluarga kami, NH sudah menyiapkan lahan, silahkan kau garap sendiri. Urusan menang atau kalah itu urusan pribadi, tergantung usaha. Tidak ada intervensi dari beliau,” tegasnya.

“Contoh lain, beliau pada 2019 lalu kan Ketua Golkar Sulsel, 8 orang dari keluarga saya nyaleg, kalau memang NH mau, semuanya bakalan jadi atau minimal 50 persen, tapi kan kenyataannya hanya saya yang jadi. Tidak pernah juga dia kampanyekan kami bagaimana caranya 8 orang ini menang. Bagaimana adiknya menang atau anaknya menang. Kenyataannya kan tidak,” pungkas Nurhaldin menutup. (endra/fajar)

Komentar