Sehari Usai Diperiksa Satpol PP, Begini Keceriaan Selebgram Dimas Adipati

Selasa, 23 Februari 2021 17:37

Dimas Adipati usai menjalani pemeriksaan di Kantor Satpol PP Gowa. (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Nama Dimas Adipati masih ramai dibahas, pasca dirinya membuat video klarifikasi dengan perkataan kasar dan tidak etis di media sosial.

Selebgram asal Makassar ini pun diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Kantor Satpol PP Gowa, Senin (22/2/2021) kemarin.

Kini beredar lagi rekaman video 15 detik milik Dimas usai diperiksa atas ulahnya itu. Video tersebut memperlihatkan Dimas yang mengaku belum makan, sebelum ia diperiksa kemarin.

Setelah mengucapkan itu, Dimas pun disuapi makanan siap saji oleh teman laki-lakinya, yang juga sempat menemani Dimas di kantor Satpol PP Gowa, Jalan KH Agus Salim kemarin.

“Halo guys. Hari ini (kemarin) aku telah diperiksa dan ternyata dari pagi itu aku belum makan. Dibeliin nasi kuning oleh suamiku,” kata Dimas dalam video, yang dilihat jurnalis Fajar.co.id hari ini.

Lelaki berkulit putih ini sendiri telah meminta maaf atas perkataannya yang dianggap tidak etis, di dalam video klarifikasinya soal pelanggaran protokol kesehatan di sebuah villa di Malino, beberapa waktu lalu.

Saat diperiksa di kantor Satpol PP Gowa kemarin, Dimas enggan berbicara banyak soal motif ucapan kata kasarnya itu keluar dari mulutnya hingga viral dan tuai kecaman.

Dia menganggap masalah yang ia hadapi telah selesai. Apalagi dia dan belasan teman selebgram lainnya telah memenuhi denda, bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan di Kabupaten Gowa.

Denda itu sudah sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang wajib pakai masker dan penerapan protokol kesehatan. Dalam aturan ini, masyarakat biasa termasuk selebgram itu didenda Rp100 ribu per orang.

Permohonan maaf juga beberapa kali ucapkan. Baik dari Dimas dan seluruh temannya. Termasuk Adi Bassitoaya yang juga dipanggil atas pelanggaran protokol kesehatan di villa tersebut.

“Ada salah satu teman kami yang mengeluarkan perkataan tidak pantas buat teman-teman. Saya minta maaf. Semoga hari ini jadi pelajaran dan edukasi masyarakat bahwa pelanggaran protkes ini meresahkan masyarakat. saya maaf dan semoga dimaafkan,” pinta Adi kepada wartawan. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
8
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar