Videonya Viral Dikaitkan dengan Nissa Sabyan, Gus Miftah Angkat Bicara

Selasa, 23 Februari 2021 18:03

Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah

FAJAR.CO.ID — Ramai video berisi untaian kalimat dalam cemarahnya yang dipakai untuk menanggpi kasus yang sedang viral saat ini, Gus Miftah akhirnya angkat bicara. Video itu seolah berkaitan erat dengan dugaan perselingkuhan Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan.

Dalam video yang beredar di aplikasi TikTok, suara Gus Miftah mengisi video dengan wajah Nissa Sabyan bersama teman-temannya. Tujuan video ini diduga untuk memberikan dukungan untuk Nissa, dan meminta netizen untuk tidak menghujat orang lain, karena masing-masing manusia pasti memiliki aib.

Dalam isi penggalan ceramah/kajian itu, terdengar suara Gus Miftah dengan lantang mengingatkan, agar jangan pernah menghina pendosa, seolah-olah kita tidak pernah berbuat dosa.“Sering kali kita merasa sok suci, padahal Allah mengingatkan kepada kita, eh jangan sok suci bro, kenapa? Karena dia (Allah) paling tahu siapa diantara kalian yang bertaqwa,” ujarnya.

“Kita itu keliatan baik karena buruknya ditutupi oleh Allah. Kita itu kelihatan terhormat karena hinanya ditutupi oleh Allah. Kita itu kelihatan suci karena dosanya ditutupi oleh Allah. Jangan kita merasa paling baik di antara yang lain. Yang berhak menjadi hakim itu hanya Allah. Surga itu akan ditempati oleh ahli maksiat namun pada akhirnya bertobat. Bukan orang yang sok suci namun pada akhirnya tersesat,” demikian isi ceramah itu.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata,“Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim no. 2589).

“Stop ghibah! Note: video editan, enggak tahu yang edit siapa, suara kajian saya dipas-paskan dengan gambar. Saya post, karena video ini sudah banyak di post banyak akun, supaya orang tahu bahwa yang bikin video ini bukan saya,” jelasnya, Selasa (23/2/2021).

“Kita ambil sisi baik nya saja dengan stop ghibah kepada siapapun!,” pungkasnya. (Pojok)

Bagikan berita ini:
5
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar