9 Hari Berlalu, Asal Usul Peluru Nyasar ke Ibu Hamil Belum Terungkap

Rabu, 24 Februari 2021 18:45

Labfor Polda Sulsel Olah TKP peluru nyasar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Suriani, 33 tahun masih berharap penuh kepada polisi, pasca dirinya menjadi korban peluru nyasar di rumahnya, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, 15 Februari 2021 lalu.

Sembilan hari lamanya kasus ini belum berhasil diungkap aparat kepolisian dari Polres Gowa dan Polda Sulsel. Baik dari asal peluru, jenis, dan pemilik senjata tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, belum bisa berbicara banyak terkait asal peluru tersebut yang menembus atap rumah dari atas dan menggores dahi sebelah kanan ibu yang tengah hamil delapan bulan ini.

“Sampai saat ini Masih didalami di Labfor Polda Sulsel. masih diteliti lagi dari yang ada itu dari kaliber apa dan senjata apa. Jadi masih penyelidikan. Sudah (uji balistik). Sudah ditangani Polres Gowa untuk dan dibantu Labfor untuk dipastikan jenis senjata ini,” jelasnya, Rabu (24/2/2021).

Tim Labfor Polda Sulsel yang mulai melakukan olah TKP, pada Selasa (16/2/2021) pukul 15.00 WITA. Sejumlah peralatan olah TKP pun dikerahkan untuk mencari asal muasal proyektil peluru itu datang, dan mengenai kepala korban. Beruntung tidak sampai meninggal dunia.

Petugas juga saat ini mulai menyisir seisi rumah semi permanen tersebut. Mulai dari ruang tamu hingga di bagian belakang rumah.

Meski telah mendapat pengobatan medis, wanita yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) ini mengalami pusing, akibat luka dari peluru nyasar yang mengenai kepala sebelah kirinya.

Komentar