Eha Soemantri Terpapar Covid-19 Usai Vaksin, Ini Hasil Investigasi Komda KIPI

Rabu, 24 Februari 2021 20:03

Testimoni Eha Soemantri Pasca Vaksin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komite Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Sulawesi Selatan telah mengeluarkan hasil investigasinya terkait Direktur Sekolah Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, Eha Soemantri yang sempat Covid-19 pasca vaksin, sebelum meninggal dunia.

“Gejala sisa yang membuat mengalami perburukan gagal nafas,” kata Tim Komda KIPI Sulsel, Martira Maddeppungeng, kepada Fajar.co.id, Rabu (24/2021).

Eha Soemantri telah menerima penyuntikan vaksin Sinovac pertamanya pada Kamis, (14/1/2021) dan vaksin kedua pada Kamis (28/1/2021) yang lalu.

Pasca menerima vaksin pertama, Bendahara Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Sulsel itu berkunjung ke Mamuju, Sulawesi Barat, lima hari sebelum penyuntikan vaksin yang kedua.

Hasil investigasi Komda KIPI, Almarhumah kemungkinan tertular saat pergi keluar kota sebelum vaksinasi kedua diberikan. Almarhumah kemudian kontak dengan anggota keluarga lain, terkonfirmasi Covid-19 yaitu suami beserta tiga anaknya.

Gejala kemudian timbul setelah vaksinasi kedua. Kekebalan tubuh pada saat itu belum terbentuk maksimal. Almarhumah sudah mendapatkan penanganan sesuai tatalaksana Covid-19 dengan hasil PCR swab nasofaring terakhir negatif.

Ia mendapat gejala sesak, demam, batuk 3 hari setelah vaksinasi dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada tanggal 8 Februari 2021. Almarhumah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pelamonia kemudian dirujuk ke RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, dinyatakan negatif PCR pada Senin (18/2/2021).

Komentar