Kisruh BPNT, Sekda Bone: Kita Benahi dari Hulu ke Hilir

Rabu, 24 Februari 2021 20:29

Sekda Bone Andi Islamuddin

FAJAR.CO.ID, BONE — Sekretariat Daerah (Sekda) Bone Andi Islamuddin akan melakukan pembenahan total sekaitan dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ada di Bumi Arung Palakka.

Dia memastikan akan melakukan perombakan tersebut setelah menerima SKnya selaku Ketua Tim Koordinasi (Tikor). “Sejauh ini SK Ketua Tikor belum ada,” akunya kepada FAJAR Selasa (24/2/2021).

Mantan Kepala BKD Bone itu menegaskan, sekaitan BPNT ini belum ada petunjuk apakah mengacu pada pedoman umum yang lama atau yang baru. Namun yang baru juga belum terbit.

“Yang pasti ketika sudah ada SK Ketua Tikor semua harus dibenahi dari hulu sampai hilir. Termasuk proses penunjukan. Ada perbaikan secara total. Dan hal itu akan saya lakukan,” tegasnya.

Sekadar diketahui Warga Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru tidak menerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Sembako selama setahun. Saldonya Rp0.

Pada bulan Agustus 2018 program BPNT sembako tersebut baru cair. Langsung dibagikan selama 4 bulan dari amei sampai Agustus. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diusulkan 111 orang, tetapi yang menerima hannya 105, kemudian berubah 103 orang.

“Penyaluran BPNT itu sampai bulan Mei 2019 lancar. Itu nilainya Rp110 ribu dengan rincian 5 kg beras, dan 1 rak telur,” kata agen di Desa Mamminasae, Edi.

Januari 2020 KPM mendapatkan kenaikan besaran nominal bantuan diikuti dengan bertambahnya jenis bantuan yang diterima. Semula Rp110 ribu menjadi Rp150 ribu. Warga Mamminasae pun tak merasakan seperti itu. Lebih miris lagi yang dari gunung ketika sudah menyewa ojek turun ke agen mengecek saldonya, alhasil Rp0.

Komentar


VIDEO TERKINI