Palsukan Ijazah, Suket Bebas Covid-19, hingga KTP, Emak-emak di Makassar Ditangkap Polisi

Rabu, 24 Februari 2021 20:58

(IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RS di Makassar terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus pemalsuan dokumen.

Emak-emak berusia 48 tahun ini melakukan aksi terlarang dengan memalsukan pelbagai dokumen penting, seperti ijazah hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Pelaku ini pembuat dokumen palsu yang meliputi KTP, Kartu Keluarga, ijazah, STNK, dan surat keterangan bebas Covid-19,” kata Kapolsek Mamajang, Kompol Ivan Wahyudi kepada Fajar.co.id, (24/2/2021).

Ivan menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pemalsuan identitas.

“Informasi ini berawal dari masyarakat dan setelah dilakukan penyelidikan dan penggeledahan, memang benar pelaku memalsukan identitas secara ilegal,” tutur Ivan

Dari hasil penggeledahan, kata Ivan, RS akhirnya diamankan di kediamannya Jalan Cenderawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

“Pelaku kami amankan di kediamannya pada Senin (22/2/2021) kemarin,” ungkapnya

Dari hasil interogasi, lanjut Ivan, RS mengaku membuat dokumen palsu setelah menerima pesanan dengan tarif mulai dari Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

“Dari hasil tarif pemalsuan dokumen itu pelaku pakai untuk kebutuhan sehari-hari,” beber Ivan.

Dijelaskan, dokumen itu dia palsukan dengan cara mengedit dan men-scan dokumen/surat-surat penting seperti KTP dan KK lalu mengganti nomor induk kependudukan (NIK) dengan nomor palsu.

“Pelaku mengakui telah memalsukan secara ilegal. Saat ini yang bersangkutan dibawa ke Polsek Mamajang,” ujar Ivan.

Komentar


VIDEO TERKINI