Sejarah Asal Pempek, Disbud Palembang Koreksi

Rabu, 24 Februari 2021 09:42

Dinas Kebudayaan Palembang memasang spanduk berisi koreksi sejarah pempek. (Antara)

FAJAR.CO.ID, SUMSEL — Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sumsel, menyebar spanduk ke sejumlah titik. Spanduk itu berisi koreksi sejarah asal pempek untuk meluruskan informasi seputar kudapan khas dari daerah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Zanariah seperti dilansir dari Antara di Palembang mengatakan, sejarah tentang pempek yang beredar di masyarakat maupun internet mengalami simpang siur dan kekeliruan terkait asal muasal kemunculannya.

”Beberapa informasi menyebutkan pempek berasal dari Tiongkok. Itu keliru karena setelah dikaji lebih dalam ternyata pempek memang asli buatan orang Palembang,” ujar Zanariah.

Koreksi sejarah pempek diperlukan untuk memantapkan pengusulan pempek menjadi warisan dunia UNESCO yang tengah berjalan. Sebelumnya, kudapan mengandung ikan itu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2014.

Anggota Tim Kajian (adhoc) Pempek untuk Warisan Dunia Tak Benda UNESCO Vebri Al-lintani mengatakan, terdapat informasi yang beredar di internet terkait pempek yang keliru namun sudah kepalang menyebar.

Dia menjelaskan, sagu sebagai bahan dasar pempek sudah ditanam sejak masa Kedatuan Sriwijaya tahun 684 Masehi. Berdasar isi Prasasti Talang Tuo, diyakini pembuatan pempek sudah ada dari masa itu. Sedangkan kelapa aren juga telah ditanam sejak masa Kedatuan Sriwijaya, diyakini menjadi bahan dasar pembuatan cuka yang kemudian menjadi pelengkap hidangan pempek.

”Dalam penyajiannya, pempek tidak bisa dipisahkan dari cuka (kuah),” terang Vebri.

Komentar


VIDEO TERKINI