Batal ke Myanmar, Menlu Retno: Kita Minta Semua Pihak Menahan Diri Dulu

Kamis, 25 Februari 2021 22:53

menlu retno marsudi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dalam sebuah laporan, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, dijadwalkan akan mengunjungi Myanmar di tengah situasi kudeta militer. Hal itu dibenarkan oleh Menlu Retno, namun baru berupa rencana.

“Setelah dari Bangkok, memang terdapat rencana bagi saya untuk melakukan kunjungan ke Naypyidaw, Myanmar,” katanya dalam keterangan resmi Kemenlu, Kamis (25/2).

Menlu Retno mengatakan tujuan berkunjung ke Myanmar untuk secara langsung dapat menyampaikan pesan dan posisi Indonesia, menyampaikan pesan dunia internasional, dan menyampaikan harapan penyelesaian masalah dengan segera. Hanya saja, rencana kunjungan terpaksa ditunda.

“Penundaan ini tidak menyurutkan niat menjalin komunikasi dengan semua pihak di Myanmar,” tegasnya.

“Sekali lagi, dengan semua pihak di Myanmar, termasuk dengan pihak militer Myanmar dan pihak CRPH (Committee of Representing Pyidaungsu Hluttaw), CRPH kami lakukan cukup intensif,” tambahnya.

Menlu Retno telah melakukan pertemuan singkat dengan U Wunna Maung Lwin, tokoh yang diangkat menjadi Menteri Luar Negeri Myanmar usai kudeta militer. Pertemuan dilakukan di Bandara Don Muang, Bangkok, Thailand.

“Dalam pertemuan yang saya lakukan dengan U Wunna, saya menyampaikan secara konsisten posisi Indonesia. Indonesia concern terhadap perkembangan situasi di Myanmar. Kemudian safety and wellbeing of the people menjadi prioritas nomor satu,” jelasnya.

“Kami meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekerasan untuk menghindari kemungkinan terjadinya korban dan pertumpahan darah,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
6
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar