BI Turunkan Suku Bunga, Budi Hanoto: Prakiraan Inflasi Tetap Rendah

Kamis, 25 Februari 2021 18:09

Kepala Kpw Bank Indonesia, Budi Hanoto. (Enol/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pekan kemarin, BI kembali tekankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7-DRRR) konsisten terhadap prakiraan inflasi yang tetap rendah, sepanjang tidak mengalami tekanan.

Hal itu, menjadi landasan utama turunnya suku bunga acuan yang turun 25 basis points (bps) menjadi 3,5 persen, dari sebelumnya 3,75 persen dalam RDG yang telah digelar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Budi Hanoto membeberkan bahwa BI tetap akomodatif seiring proyeksi stabilitas ekonomi selama pandemik Covid-19 yang masih menjadi kendala utama sirkulasi perekonomian.

“Ketika BI menurunkan suku bunga, berarti BI yakin akan prakiraan inflasi yang tetap rendah, sepanjang inflasinya itu tidak mengalami tekanan. Kedepannya BI akan tetap akomodatif,” papar Budi, Kamis (25/2/2021).

Iapun mengungkap, akhir tahun konsumsi masyarakat akan mengalami peningkatan. Mengingat, masalah awal masih dalam tahap pandemik sehingga aktifitas masih terbatas.Dengan demikian, sejalan dengan perbaikan ekonomi yang mumpuni, perekonomian Sulawesi Selatan diperkirakan tumbuh lebih tinggi di tahun 2021. Sejalan, usaha tersebut didukung akselerasi program vaksinasi yang sementara berjalan.

“Sebagai langkah pemulihan ekonomi, langkah strategis yang telah dibuat salah satunya adanya pelonggaran ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotoor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru, hal itu tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen resiko,” tambahnya.

Komentar


VIDEO TERKINI