Bupati Torut Yohannis Bassang Incar Ketua Golkar, Demokrat Sulsel: Bikin Malu

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID – Bupati terpilih Toraja Utara Yohannis Bassang meninggalkan Partai Demokrat dan memutuskan hijrah ke Partai Golkar. Hal itu menambah daftar kepala daerah yang hijrah dari Demokrat ke partai lain.

Merespon hal itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Sulsel Selle KS Dalle mengaku kecewa terhadap keputusan Yohannis Bassang. Om Bas sapaan Yohannis, kata Selle tidak mengimplementasikan kebijaksanaan berpolitik.

Selain itu, Om Bas juga dianggap terkesan tidak memikirkan kepentingan rakyat Toraja Utara, sebab lebih memprioritaskan ambisi politik. Diketahui, Om Bas meninggalkan Demokrat dan kini menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Golkar Torut.

“Rakyat Toraja Utara sebenarnya dirugikan, sebab belum dilantik Om Bas lebih mementikangkan maju sebagai Ketua Golkar, ketimbang menonjolkan posisinya sebagai Bupati terpilih,” ucap Selle, Kamis (25/2/2021).

Etika politik juga menjadi sorotan Selle terhadap sikap Om Bas. Alasannya, tidak tampaknya kekompakan antara Om Bas dan Wakilnya, Frederik V. Palimbong.

Seharusnya, kata Selle, Om Bas mendorong Frederik untuk kembali memimpin Golkar Toraja Utara dan bukan malah merebutnya.

“Kesannya kan tidak baik di mata masyarakat juga. Masa ‘perang politik’ sama wakilnya sendiri. Tidak menunjukkan etika politik yang baik seperti itu,” ujarnya.

“Tentu kita kecewa, keputusan itu bikin malu kita juga di internal partai. Tidak etis karena setelah menang pemilu dengan Demokrat, lalu ditinggalkan setelah menang,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Sulsel itu menambahkan. (mg9/fajar)

  • Bagikan