Jokowi Buka Keran Industri Miras, Ustaz Tengku Zul: Membahayakan Rakyat, Tolak!

Kamis, 25 Februari 2021 18:43

Ustaz Tengku Zulkarnain (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah akhirnya membuka keran industri Minuman Keras (Miras). Itu setelah keluar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak tahun ini. Sebelumnya, industri tersebut masuk dalam kategori bidang usaha tertutup.

Atas kebijakan itu, Ustaz Tengku Zulkarnain mengatakan kebijakan tersebut sangat berbahaya. Meski diterapkan di beberapa daerah yang penduduk muslimnya minim.

“Dibuka pintu izin investasi untuk minuman keras oleh Pak @jokowi tahun 2021. Prioritas di Papua, NTT, Sulawesi Utara. Kemungkinan bisa dijual di Hotel dan kaki lima dengan syarat tertentu. Bagi saya tetap saja membahayakan rakyat ke jurang kehancuran. Tolak…,” kata Tengku Zul dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Kamis (25/2/2021).

Diketahui, Perpres 10/2021 merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ini telah ditandatangai Presiden Joko Widodo dan mulai berlaku per tanggal 2 Februari 2021.

Lebih lanjut, dalam lampiran III Perpres 10/2021, pemerintah mengatur ada empat klasifikasi miras yang masuk dalam daftar bidang usaha dengan persyaratan tertentu.

Pertama, industri minuman keras mengandung alkohol. Kedua, minuman keras mengandung alkohol berbahan anggur.

Adapun keduanya mempunya persyaratan yakni untuk penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Ternggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal.Penanaman modal tersebut ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Komentar


VIDEO TERKINI