Jokowi Picu Kerumunan di NTT, Fadli Zon: Jika Tidak Dipersoalkan, demi Keadilan Seharusnya HRS Dibebaskan

Kamis, 25 Februari 2021 11:29

ILUSTRASI. Kerumunan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI, Fadli Zon menyamakan kerumunan yang terjadi saat Presiden Joko Widodo disambut warga NTT, dengan penjemputan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta.

Politikus Partai Gerindra ini menilai, kedua kejadian tersebut sama-sama terjadi spontan sehingga tidak bisa dihindari.

“Menurut saya, spontanitas seperti itu sulit dihindari. Itu pula yang terjadi dengan kedatangan Habib Rizieq dan acara pernikahan putrinya di Petamburan,” kata Fadli Zon, Rabu (25/2).

Menurut Fadli Zon, seperti Habib Rizieq Shihab, maka kerumunan yang dibuat Jokowi di NTT itu juga harus ditindak. Jika tidak, maka sudah seharusnya Rizieq dibebaskan.

“Kalau kerumunan ini tidak dipersoalkan, maka demi keadilan seharusnya Habib Rizieq dan para ulama yang kini ditahan sebaiknya dibebaskan saja, karena masyarakat akan menilai ada ketidakadilan dipertontonkan nyata, double standard dan tak memberi keteladanan,” ujarnya.

Fadli Zon juga menyinggung Jokowi yang melempar bingkisan ke arah kerumunan. Menurut dia, cara Jokowi itu diartikan bahwa Jokowi setuju dengan kerumunan itu.

“Tapi Pak Jokowi juga berdiri menyambut spontanitas itu. Bisa diartikan approval,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak Istana Kepresidenan telah memberikan penjelasan mengenai kerumunan yang timbul saat Jokowi di Maumere.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan bahwa saat itu warga sudah menunggu rombongan Presiden Jokowi di pinggir jalan.

Komentar