Anggaran Transformasi Digital, Jokowi: Jangan Hanya Untungkan Pihak Luar!

Jumat, 26 Februari 2021 19:11
Belum ada gambar

Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo memberikan catatan penting terhadap beleid transformasi digital yang dicanangkan Kementerian Kominfo. Terlebih penandatanganan lima paket kontrak payung itu senilai Rp28,3 triliun dari unsur kapital ekspansioner dan operasional ekspedisior proyek.

Hadir dalam Peluncuran Konektivitas Digital Indonesia, Jumat (26/2/2021). Ia berharap agar langkah tersebut dapat menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital dengan mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Transformasi digital merupakan solusi cepat dan strategis menuju masa depan, namun juga sangat penting untuk menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital, transfomrasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar, jangan hanya menambah impor. Hal itu selalu saya tekankan,” tegasnya, dikutip dalam siaran YouTube Staf Kepresidenanan, Jumat (26/2/2021).

Lanjut Jokowi, prinsip transformasi digital semestinya mendorong TKDN dengan pemakaian produk-produk dalam negeri. Ia menilai, hal itu dapat mendorong penguasaan teknologi digital mutakhir oleh seluruh anak bangsa.

Kendati demikian, Menteri Kominfo Johnny G Plate membeberkan mitra paket 1 dan paket 2 terdiri atas Fiberhome, Telkom Infra, dan Multi Trans Data, dengan nilai kontrak sebesar Rp9,5 triliun.

Selebihnya, tiga paket yang lain dari mitra yang berbeda menggelontorkan dana sebesar Rp18,8 triliun. Sehingga, total keseluruhan senilai Rp28,3 triliun.

Untuk diketahui, program tersebut untuk mendukung penyediaan telekomunikasi daerah 3T, seperti penyediaan kapasitas satelit multi fungsi pemerintah, pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS), program digital talent scholarship, dan gerakan nasional literasi digital.

Bagikan berita ini:
4
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar