Baru Dilantik, KPK Sudah Beri Peringatan Begini Kepala Daerah

Jumat, 26 Februari 2021 22:03

Kepala Daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih 11 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) Pilkada Serentak ...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah yang baru saja dilantik untuk menepati janji kampanye dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih demi memajukan daerahnya.

KPK juga meminta, kepala daerah selalu memegang teguh integritas dan mengedepankan prinsip-prinsip good governance dalam menjalankan pemerintahannya.

’’KPK melalui program-program pencegahan, koordinasi dan supervisi akan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel,’’ kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara pencegahan KPK, Ipi Maryati dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Ipi menyampaikan, prinsip-prinsip good governance itu bisa dilakukan melalui implementasi delapan area intervensi sebagai fokus perbaikan, yang meliputi sektor Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Penguatan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), Manajemen ASN, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa.

Dia menyebut, kedelapan area intervensi tersebut dipetakan berdasarkan pengalaman KPK dalam menangani tindak pidana korupsi. Karena merupakan titik rawan korupsi yang kerap dilakukan kepala daerah.

Terlebih hingga Februari 2021, KPK telah menetapkan 126 kepala daerah sebagai tersangka yang terdiri dari 110 Bupati/Walikota dan wakilnya, serta 16 Gubernur.

Ipi menuturkan, beberapa modus korupsi yang dilakukan kepala daerah tersebut antara lain terkait belanja daerah yang meliputi pengadaan barang dan Jasa, pengelolaan kas daerah, hibah dan bantuan sosial (bansos), pengelolaan aset, hingga penempatan modal pemda di BUMD atau pihak ketiga.

Komentar