Korban Pembunuhan Aipda Roni Syahputra Ternyata Honorer di Polres Belawan

Jumat, 26 Februari 2021 10:00
Belum ada gambar

Salah satu korban pelaku pembunuhan oknum polisi di Medan.

FAJAR.CO.ID, MEDAN — Orang tua Rizka Fitria (21), Alan, mengungkap putrinya baru bekerja 5 bulan sebagai honorer sebelum dibunuh oknum polisi berpangkat Aipda yang bertugas di Polres Belawan. Mereka sekantor.

Alan menjelaskan bahwa putrinya bekerja di Polres Pelabuhan Belawan, berawal saat praktek kerja lapangan (PKL) yang ditugaskan dari sekolahnya.

“Awalnya, anak saya kerja praktek di sana (Polres Pelabuhan Belawan). Namun, setelah tamat, ia diminta bantu-bantu di Polres sebagai tenaga honor yang membantu bagian kesehatan,” ujarnya.

Menurut Alan, Rizka Fitria sempat berhenti sebagai tenaga honorer di Polres Pelabuhan Belawan, namun, lima bulan terakhir kembali dipanggil kerja.

Tak jelas alasan pemanggilan ini lagi. “Sempat berhenti. Namun lima bulan terakhir, dia kerja di sana lagi. Kami sudah percaya karena anak kami bekerja di Polres Belawan. Karena kami anggap lingkungan aman,” ungkapnya.

Dia tak menyangka anaknya dibunuh dengan cara tragis oleh oknum polisi yang bekerja di Polres Belawan, tempat anaknya bekerja itu.

“Apa salah anak kami. Anak kami ini baik orangnya. Ia tidak pernah membuat masalah,” katanya.

Kedua korban merupakan warga Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Rumah kedua korban tak jauh dari lokasi Polres Belawan.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan mengungkap motif oknum polisi berpangkat Aipda membunuh dua wanita di Sumatera Utara.

Bagikan berita ini:
8
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar